Ikan Asin dan Kanker
Lebaran lalu, sambil beberes rumah orangtua, saya nemu sebuah artikel di koran Kompas. Artikel ini menceritakan tentang adanya kecenderungan terkena penyakit kanker pada orang-orang di sebuah daerah yang sering mengkonsumsi ikan asin.
Menurut keterangan yang saya baca, keadaan tersebut kemungkinan terjadi karena adanya zat nitrosamin dalam ikan asin. Zat nitrosamin yang terakumulasi dalam tubuh dalam jangka waktu lama dapat memicu potensi tumor dan kanker dalam tubuh dengan cepat. (Dr.Neri, kepala Puskesmas Tanjung Solok di kecamatan Kuala Jambi, Jambi) : Kompas, Kamis 7 Juli 2011
Karena penasaran, saya googling soal nitrosamin di Wikipedia... Ya lumayan lah, sementara belom nemu literatur dari buku beneran :D bisa dibaca di http://en.m.wikipedia.org/wiki/Nitrosamine/
Dari haril membaca di kakak Wiki, ternyata zat nitrosamin juga terbentuk dalam produk-produk olahan daging yang diasinkan (cured meat). Jadi memang yang namanya sosis-bacon-peperoni-smoked meat dkk itu nggak boleh dimakan setiap hari. Mending makan makanan segar-nya. Ikan segar, daging segar aja. Sesekali boleh lah makan daging-ikan olahan, tapi tetep pilihan utamanya makanan segar. Apalagi untuk anak-anak...
Jadi, nggak ada alasan untuk tidak mengutamakan makanan dari bahan segar untuk keluarga kita. Dimulai dari saat anak kita mulai makan makanan padat/MPASI-Sufor.
Eat Healthy, Keep Healthy!
-DepeZahrial-
----------
Mamaku Koki Handal Network
t: @mamakukokihandal
w: http://mamakukokihandal.com/ http://mpasirumahan.com/
fb: http://on.fb.me/dKzO3p
Kamis, 20 Oktober 2011
Langgan:
Poskan Komentar (Atom)










2 komentar:
apa nitrosamin ada pada bahan makanan yg diawetkan dgn cara dikasih garam bu?
nggak juga, saya kutip penjelasan dari wikipwdia ya:
"In foods, nitrosamines are produced from nitrites and secondary amines, which often occur in the form of proteins. Their formation can occur only under certain conditions, including strongly acidic conditions such as that of the human stomach. High temperatures, as in frying, can also enhance the formation of nitrosamines. The presence of nitrosamines may be identified by the Liebermann's reaction.[3]"
Poskan Komentar